Perbedaan Mukmin dan Munafik

Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahulloh 

Alloh Ta’ala berfirman:

“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Alloh, maka Alloh melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik. Alloh mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Alloh melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal, (keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin adalah) seperti keadaan orang-orang yang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta benda dan anak-anaknya daripada kamu. Maka mereka telah meni’mati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagianmu sebagaimana orang-orang yang sebelummu meni’mati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu, amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi. Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan, dan (penduduk) negeri-negeri yang telah binasa? Telah datang kepada mereka rosul-rosul dengan membawa keterangan yang nyata; maka Alloh tidaklah sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Alloh dan Rosul-Nya. Mereka itu akan diberi rohmat oleh Alloh; sesungguhnya Alloh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Alloh menjanjikan kepada orang-orang yang mukmin lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga Adn. Dan keridaan Alloh adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar. Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahanam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.”

(QS. At-Taubah: 67-73)

Berikut adalah rekaman kajian kitab “Iqtidha Ash-Shirath al-Mustaqim” dengan tema “Perbedaan Mukmin dan Munafik” pada hari Sabtu, 22 Agustus 2015 di Masjid Agung Cimahi bersama Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahulloh:

[versi 32 Kbps]
Perbedaan Mukmin dan Munafik – Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf

[versi 16 Kbps]
Perbedaan Mukmin dan Munafik – Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf

[versi 8 Kbps]
Perbedaan Mukmin dan Munafik – Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf

Pokok bahasan dari tema kajian “Perbedaan Mukmin dan Munafik” antaralain:

1. Dua golongan manusia yakni Mukmin dan Munafik disebutkan di dalam Firman Alloh Ta’ala Surat At-Taubah ayat 67 s.d 71.

2. Keutamaan dan pentingnya Ukhuwah Islamiyah.

3. Perbedaan Mukmin dan Munafik di dalam amal perbuatan.

4. Perbedaan Mukmin dan Munafik di dalam mengingat Alloh, dimana munafik melupakan Alloh sementara mukmin selalu mengingat Alloh di dalam dzikir-dzikir.

5. Perbedaan Mukmin dan Munafik, dimana Alloh memberi ancaman kepada kaum munafik yakni neraka, adzab, laknat dll. Sedangkan kepada kaum mukmin Alloh menjanjikan surga, keridhaan, rahmat dan lainnya berupa kebaikan.

6. Perbedaan Mukmin dan Munafik dalam hal dasar pijakan. Kaum munafik mengikuti kaum-kaum sebelumnya yang telah binasa. Mukmin dasar pijakannya adalah ta’at kepada Alloh dan Rosul-Nya sehingga dengan ini akan menjauhkan dari perilaku tasyabbuh.

7. Dua perkara yang bisa menyebabkan kerusakan agama, yakni syubhat dan syahwat. Syubhat yakni bid’ah dengan segala bentuknya dan membicarakan kebatilan. Syahwat yakni kefasikan-kefasikan di dalam amal dan bersenang-senang dengan dunia. Golongan munafik menyatukan syubhat dan syahwat.

One thought on “Perbedaan Mukmin dan Munafik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *