Ikhlas dan Sabar dalam Berdakwah

ikhlas-dan-sabar-dalam-berdakwah(web2)

Al Ustadz Muhammad Umar As-Sewed hafizhahulloh

Berikut audio muhadharah beliau pada 9 Syawwal 1437H – 24 Juli 2016M di Masjid Al Ukhuwah Jalan Wastukencana Kota Bandung dengan tema “Ikhlas dan Sabar dalam Berdakwah:

[16 KBPS]
Ikhlas dan Sabar dalam Berdakwah – Al Ustadz Muhammad Umar As-Sewed

[32 KBPS]
Ikhlas dan Sabar dalam Berdakwah – Al Ustadz Muhammad Umar As-Sewed

[48 KBPS]
Ikhlas dan Sabar dalam Berdakwah – Al Ustadz Muhammad Umar As-Sewed

RINGKASAN PEMBAHASAN

Ikhlas adalah perkara pokok dalam dakwah, tanpa keikhlasan dakwah hanya sekedar dagang. Ikhlas menjadi syarat utama di dalam dakwah. Firma Alloh:

قُلْ هَٰذِهِۦ سَبِيلِىٓ أَدْعُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا۠ وَمَنِ ٱتَّبَعَنِى ۖ وَسُبْحَٰنَ ٱللَّهِ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ

Katakanlah: “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujah yang nyata, Maha Suci Alloh, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.

(QS. Yusuf 108)

Dakwah di atas ilmu, dimana bashirah adalah ilmu yang paling tinggi, disebut demikian karena bandingan ilmu dengan keyakinan dalam hati seperti melihat sesuatu dengan mata. Ikrar yang menunjukkan dakwah di jalan Alloh dengan dua perkara, Wala’ dan Baro, serta adanya tamayyuz (kejelasan), sebagai contoh: kami bukan teroris, kami bukan Syiah, kami bukan sufi, kami bukan pemberontak, atau kami tidak seperti mereka dan kami tidak bersama mereka. Dakwah juga harus dengan hikmah.

Di antara bekal para dai adalah ilmu dan keikhlasan, serta seorang da’i atau siapapun yang berta’awwun di dalam dakwah hendaknya memiliki kesabaran (sifat sabar). Sabar hakikatnya adalah sebuah akhlak baik dari diri seseorang yang menyebabkan dia terhalang dari perbuatan buruk, dalam keadaan apapun tetap seperti yang diperintahkan oleh syari’at, dan tidak terburu-buru.

Wallohu A’lam bi Showwab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *