Hakikat Ujian Seorang Muslim

Al Ustadz Abu Yasir Wildan hafizhahulloh

Berikut adalah audio khutbah Jum’at dengan tema “Hakikat Ujian Seorang Muslim” pada tanggal 7 Agustus 2015 di Masjid al-Husaeni Jalan Raya Banjaran Kab.Bandung:

[32 Kbps] :
Hakikat Ujian Seorang Muslim – Al Ustadz Abu Yasir Wildan hafizhahulloh

[16 Kbps] :
Hakikat Ujian Seorang Muslim – Al Ustadz Abu Yasir Wildan hafizhahulloh

[8 Kbps] :
Hakikat Ujian Seorang Muslim – Al Ustadz Abu Yasir Wildan hafizhahulloh

[1]. Selama hidup di dunia ini kita senantiasa mendapat ujian dari Alloh subhanahu wa ta’ala. Adanya kehidupan dan kematian merupakan ujian Alloh dari sini akan terlihat siapa yang ikhlash dalam beribadah kepada Alloh dan mengikuti sunnah Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam. Alloh memberi ujian kepada harta-harta dan diri-diri kita, kita akan mendapat ujian-ujian, tinggal bagaimana kita menghadapi ujian-ujian tersebut.

[2]. Kabar gembira bagi orang-orang yang sabar dalam menghadapi berbagai ujian. Bersabar menghadapi ujian dan cobaan karena merupakan takdir Alloh yang kita mesti ridho dalam menerimanya. Semakin besar keimanans seseorang semakin besar ujian yang akan dihadapi. Dengan ujian akan terlihat jujur atau tidaknya keimanan kita. Hendaknya sebagai seorang muslim sabar dalam menghadapi ujian-ujian tersebut.

[3]. Ujian yang Alloh berikan bukan hanya berupa kesengsaraan, kebahagiaan juga merupakan ujian dari Alloh Ta’ala. Harta melimpah, kebahagian, kesenangan merupakan ujian sebagaimana kemiskinan dan kefakiran. Bukan berarti seseorang yang memiliki harta melimpah dimuliakan Alloh, demikian pula seseorang yang kesempitan dalam harta bukan berarti dihinakan Alloh. Harta bukan ukuran kemuliaan seorang hamba. Orang yang paling mulia adalah orang-orang yang paling bertakwa, diantara bentuk takwa adalah sabar dalam menghadapi ujian, dan diantara bentuk ketakwaan adalah senantiasa bersyukur terhadap nikmat-nikmat yang Alloh berikan. Ini merupakan sifat seorang muslim yang sempurna.

[4]. Hidup seorang muslim tidak lepas dari syukur dan sabar. Syukur terhadap nikmat-nikmat Alloh dan sabar terhadap musibah yang didapatkan. Dengan ini kita akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *