Al Qur’an Menurut Agama Syiah

Ulama Syiah bernama Muhammad Ya’qub al-Kulaini dalam kitabnya al-Kafi (kitab yang bagi kaum Syiah seperti kedudukan Shahih Bukhari bagi kaum muslimin), meriwayatkan secara dusta dari Ja’far bin Muhammad ash-Shadiq, bahwasannya beliau berkata, “Sesungguhnya al-Qur’an yang dibawa oleh Jibril kepada Muhammad berjumlah 17.000 ayat.” (Ushul al-Kafi, 2/134)

Continue reading Al Qur’an Menurut Agama Syiah

Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah

Al Ustadz Usamah Mahri LC hafizhahulloh

Berikut adalah audio rekaman muhadharah di Masjid al-Muhajirin Slipi Jakarta Barat pada hari Ahad, 30 Agustus 2015, tema “Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah” bersama al-Ustadz Usamah Mahri LC hafizhahulloh:

[versi 8 Kbps]

Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah – Al Ustadz Usamah Mahri LC (sesi 1)
Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah – Al Ustadz Usamah Mahri LC (sesi 2+TJ)

[versi 16 Kbps]

Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah – Al Ustadz Usamah Mahri LC (sesi 1)
Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah – Al Ustadz Usamah Mahri LC (sesi 2+TJ)

[versi 32 Kbps]

Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah – Al Ustadz Usamah Mahri LC (sesi 1)
Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah – Al Ustadz Usamah Mahri LC (sesi 2+TJ)

Continue reading Larangan Duduk dengan Ahli Bid’ah

Ikhwanul Muslimin, Sang Pelopor Mumayyi dan Fitnah Tamyi

Al Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawi hafizhahulloh [1]

Dalam sejarahnya, yang pertama kali memunculkan paham tamyi (mumayi) adalah sekte Ikhwanul Muslimin (IM) yang didirikan oleh Hasan al-Banna, seorang tokoh sufi hasofi (kebatinan ekstrem), kuburi (pengagung kuburan). Hasan al-Banna memiliki sebuah kaidah (prinsip):

“Kita saling bantu-membantu pada perkara yang kita sepakati dan kita memberi udzur (saling menghormati) kepada sebagian yang lain dalam perkara yang kita perselisihkan.”

Continue reading Ikhwanul Muslimin, Sang Pelopor Mumayyi dan Fitnah Tamyi

Syi’ah dan Abdullah bin Saba’

Al Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahulloh [1]

Dengan berjalannya waktu dan peristiwa, nama Syi’ah kemudian menjadi istilah khusus bagi yang menunjukkan loyalitas kepada Ali bin Abi Thalib rodhiyallohu ‘anhu dan keturunannya (Ahlul Bait) dan pihak yang meyakini beragam aqidah tertentu yang diadopsi dari pemahaman sesat Abdullah bin Saba’ al-Yahudi. Mereka menyusup ke dalam tubuh muslimin guna mengaburkan dan merusak prinsip dan aqidah-aqidah Islam. (Asy-Syi’ah wa At-Tasayyu’, hal. 31).

Continue reading Syi’ah dan Abdullah bin Saba’

Menyikapi Orang yang Suka Debat

Al Alaamah Asy Syaikh Muhammad bin Sholih al Utsaimin rohimahulloh
Jika engkau melihat salah seorang saudaramu membuat debat (perdebatan) dan pertengkaran dalam keadaan al-haq sudah jelas tersampaikan tetapi dia tidak mau mengikutinya, maka larilah (menjauhlah) darinya sebagaimana kamu lari dari singa.
Dan katakan padanya: “Aku tak punya apapun lagi untuk kubicarakan selain kebenaran yang kusampaikan padamu tadi”
[Syarh Hilyah Thalibil Ilmi: 26]
Dari WA Forum Berbagi Faidah dikutip dari F.S.S via KHAS.

Hukuman Terhadap Ahli Bid’ah

Jamal bin Furaihan al Haritsi hafizhahulloh [1]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahulloh mengatakan [2]:

“Wajib dikenakan hukuman terhadap orang-orang yang menisbatkan dirinya kepada Ahli Bid’ah, nembela dan memuji mereka atau menyanjung mereka atau memaafkan mereka dengan menyatakan bahwa ucapan (bid’ah) ini tidak dapat dipahami apa maksudnya? atau mempertanyakan benarkah mereka yang menulis kitab ini?

Alasan-alasan seperti ini, sesungguhnya tidak akan diucapkan kecuali oleh orang yang jahil atau munafiq bahkan wajib untuk dihukum bagi setiap orang yang sudah mengetahui keadaan mereka tetapi tidak membantu menegakkan hukuman terhadap Ahli Bid’ah tersebut.

Maka sesungguhnya menegakkan hukuman terhadap orang yang seperti ini merupakan kewajiban yang sangat agung. Karena mereka merusak akal dan agama seluruh manusia, baik dari kalangan syaikh, ulama, raja-raja ataupun para pemimpin. Bahkan menyebarluaskan kerusakan tersebut di muka bumi dan menghalangi manusia dari jalan Alloh.”

Continue reading Hukuman Terhadap Ahli Bid’ah