Awal Puasa di Indonesia, Lebaran di Hawaii

Al Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawi hafizhahulloh

Kami menjalankan puasa Indonesia sejak 6 Juni 2016, kemudian berlayar menuju Hawaii. Kebetulan kami melintasi International Date Time, yaitu garis pemisah dari GMT-12 menjadi +12 (beda 24 jam, yaitu garis dimana kami paling pagi, setelah melewati garis itu kami yang paling pagi menjelang hari itu juga). Jadi, pelaksanaan puasa kami bertambah menjadi satu hari (puasa menjadi 31 hari)

Pertanyaan kami, “Apakah pelaksanaan lebaran sesuai waktu di Indonesia (tidak lebih dari 30 hari) atau mengikuti waktu Hawaii?”

Jika anda singgah di Hawaii tidak sampai ied, jelas ikut ied negara asal. Akan tetapi apabila anda berada di sana sampai setelah ied, iednya mengikuti negara terdekat dan tidak boleh lebih dari 30 hari. Apabila sampai 31 hari, pada hari terakhir anda tidak berpuasa lalu mengikuti lebaran bersama kaum muslimin setempat.

Apabila kasus yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu tinggal di negara yang hanya membuat kita puasa 29 hari, lebaran mengikuti negara tempat domisili.

(Tanya Jawab ringkas Majalah Asy-Syariah No. 118/X/1438H/2017 halaman 49-50)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *