Apakah yang dimaksud Hikmah?

Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahulloh [1]

Alloh mengutus Rosul-Nya dengan membawa hikmah, yakni sunnahnya, sehingga sunnah merupakan bagian dari wahyu Alloh. Sunnah adalah jalan hidup dan ideologi yang telah Alloh tetapkan pada Rosul-Nya.

Dakwah Nabi di atas 3 (tiga) unsur:

  1. Tabligh (penyampaian), yakni Rosul menyampaikan ayat-ayat Alloh Ta’ala.
  2. Tazkiyah (pensucian), yakni perintah melaksanakan Islam dengan sempurna
  3. Ta’lim (pengajaran), yakni mengajarkan Al Qur’an dan Sunnah.

Alloh Ta’ala berfirman:

هُوَ ٱلَّذِى بَعَثَ فِى ٱلْأُمِّيِّۦنَ رَسُولًۭا مِّنْهُمْ يَتْلُوا۟ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتِهِۦ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبْلُ لَفِى ضَلَٰلٍۢ مُّبِينٍۢ

“Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rosul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,” (QS. Al Jumu’ah: 2)

Hikmah disini ialah sunnah, yakni jalan hidup dan ideologi. Diantara hikmah itu adalah Alloh telah mensyariatkan perbuatan dan ucapan yang tujuannya untuk menyelisihi kaum yang dimurkai dan disesatkan. Misalnya perintah memanjangkan jenggot serta perintah mendengar dan taat.

2 thoughts on “Apakah yang dimaksud Hikmah?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *