Amar Maruf Nahi Munkar Dalam Kitabulloh

Al Ustadz Abu Yasir Wildan hafizhahulloh

Audio rekaman kajian beliau hafizhahulloh tanggal 4 Sya’ban 1438H – 29 April 2017M di Masjid Agung Cimahi pembahasan kitab Riyadhus Sholihin dengan tema “Amar Maruf Nahi Munkar dalam Kitabulloh” :

[24 KBPS]
Amar Maruf Nahi Munkar dalam Kitabulloh – Al Ustadz Abu Yasir Wildan

[16 KBPS]
Amar Maruf Nahi Munkar dalam Kitabulloh – Al Ustadz Abu Yasir Wildan

[8 KBPS]
Amar Maruf Nahi Munkar dalam Kitabulloh – Al Ustadz Abu Yasir Wildan 

A. Syarat-syarat amar maruf nahi munkar

  1. Mengetahui perkara yang maruf dan perkara yang munkar.
  2. Harus dipastikan dulu seseorang jatuh pada kemungkaran dan meninggalkan perkara maruf, baru ditegakkan amar maruf nahi munkar dengan lemah lembut.
  3. Jangan sampai menimbulkan kemungkaran yang lebih besar. Bila ada 2 kerusakan yang tidak bisa dihindari maka ambil kerusakan yang paling kecil.
  4. Hendaklah bagi seseorang yang melakukan amar maruf nahi munkar juga mengamalkannya. Meskipun berdasarkan pendapat yang kuat bukan merupakan syarat, karena amar maruf nahi munkar merupakan kewajiban dan tujuan utamanya memperbaiki keadaan makhluk dan menegakkan syariat bukan untuk menghukum pelaku maksiat atau membela diri.

 

B. Amar Maruf Nahi Munkar dalam Kitabulloh

Firman Alloh Surat Ali Imron: 104-105 : “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat”

Alloh Ta’ala berfirman:

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ لَكَانَ خَيْرًۭا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Alloh. Sekiranya Ahlul Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Ali Imron: 110)

Disebutkan dalam ayat ini, Amar Maruf Nahi Munkar adalah sifat para shahabat dimana para shahabat adalah generasi terbaik. dan yang menjadikan mereka sebaik-baik umat ialah amar maruf nahi munkar.

Alloh Ta’ala berfirman:

خُذِ ٱلْعَفْوَ وَأْمُرْ بِٱلْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْجَٰهِلِينَ

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh.” (QS. Al A’far: 199)

Alloh Ta’ala berfirman:

وَٱلْمُؤْمِنُونَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍۢ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Alloh dan Rosul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Alloh; sesungguhnya Alloh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At Taubah: 71)

Disebutkan dalam ayat ini, tugas amar maruf nahi munkar tidak sebatas pada kaum lelaki saja, tetapi kaum wanita juga punya kewajiban Amar Maruf Nahi Munkar

Firman Alloh Surat Al Maidah: 78-79 : “Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.”

Sebab dilaknatnya Bani Isroil adalah melampaui batas dan tidak menegakkan amar maruf nahi munkar. Bani Isroil merupakan kaum keturunan Nabi Ya’qub bin Ishaq bin Ibrohim ‘alahis salam. Kepada mereka telah diutus Nabi dan Rosul antaralain: Yusuf ‘alaihis salam, Musa ‘alaihis salam, Harun ‘alaihis salam, Daud ‘alaihis salam dan Isa ibn Maryam. Di antara nabi dan rosul tersebut ada yang paling afdhal di kalangan Bani Isroil yakni Musa ‘alaihis salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *